Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membuat Manisan Nanas Kering yang Manis, Awet, dan Mudah untuk Usaha Rumahan

Manisan nanas
Manisan nanas

Manisan nanas kering merupakan salah satu produk olahan buah yang memiliki cita rasa manis dan dapat disimpan lebih lama dibandingkan buah segar. Selain mudah dibuat, manisan nanas kering juga berpotensi menjadi produk usaha rumahan yang dapat meningkatkan nilai tambah buah nanas.

Proses pembuatan manisan nanas kering dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengupasan buah, perendaman dalam larutan gula, penirisan, hingga pengeringan. Dengan teknik pengolahan yang tepat, buah nanas dapat diolah menjadi makanan ringan yang lezat dan memiliki daya simpan lebih lama.

Mengenal Manisan Buah Basah dan Manisan Buah Kering

Secara umum, manisan buah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu manisan buah basah dan manisan buah kering. Kedua jenis manisan ini memiliki perbedaan dari segi proses pembuatan, kadar air, penampilan, daya awet, serta lama perendaman dalam larutan gula.

1. Manisan buah basah

Manisan buah basah merupakan olahan buah yang memiliki kandungan air relatif tinggi. Proses pembuatannya biasanya dilakukan dengan merendam buah dalam larutan gula sehingga menghasilkan rasa manis dan tekstur yang masih berairberair

Baca juga: Hama penyakit nanas dan cara mengatasinya

Manisan buah basah umumnya memiliki masa penyimpanan lebih pendek sehingga perlu diperhatikan cara penyimpanan dan kebersihannya.

2. Manisan buah kering

Manisan buah kering merupakan produk olahan buah yang dibuat melalui proses pengawetan dengan cara mengurangi sebagian kandungan air. Proses ini dilakukan melalui perendaman buah dalam larutan gula untuk menarik sebagian air dari jaringan buah, kemudian dilanjutkan dengan pengeringan menggunakan energi panas.

Kandungan gula yang tinggi dan kadar air yang lebih rendah membantu memperpanjang daya simpan manisan buah kering dibandingkan manisan basah. Produk ini juga lebih praktis untuk dikemas dan dipasarkan.

Bahan dan Alat untuk Membuat Manisan Nanas Kering

Sebelum memulai proses pembuatan, siapkan terlebih dahulu bahan dan peralatan yang diperlukan agar pengolahan dapat berjalan dengan lancar.

Bahan-bahan yang diperlukan

Berikut bahan untuk membuat manisan nanas kering:

•  2 buah nanas yang belum masak penuh.

•  2 kg gula pasir.

• Natrium benzoat sesuai dosis yang diizinkan untuk pangan.

• Air bersih secukupnya.

Nanas yang belum terlalu matang dipilih agar teksturnya tetap cukup kokoh selama proses pengolahan dan pengeringan

Alat-alat yang digunakan

Beberapa peralatan yang diperlukan dalam pembuatan manisan nanas kering adalah:

• Kompor untuk memanaskan larutan gula

• Pisau untuk mengupas dan memotong nanas

• Talenan sebagai alas pemotongan

• Panci untuk merebus atau menyiapkan larutan gula

• Bakul untuk meniriskan buah

• Gelas ukur untuk mengukur bahan cair

• Sendok untuk mengaduk larutan gula

• Nampan untuk menjemur nanas

• Plastik untuk mengemas manisan

• Lilin untuk merekatkan kemasan plastik

Pastikan semua peralatan dalam keadaan bersih sebelum digunakan untuk menjaga mutu dan kebersihan produk

Cara Membuat Manisan Nanas Kering

Pembuatan manisan nanas kering dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut

1. Pengupasan dan pemotongan buah nanas

Pilih buah nanas yang segar dan belum terlalu matang. Kupas kulit nanas menggunakan pisau, kemudian bersihkan bagian mata nanas yang masih menempel

Baca juga: Cara menanam nanas madu agar cepat berbuah

Setelah dikupas, cuci buah dengan air bersih dan potong sesuai ukuran yang diinginkan. Usahakan potongan nanas memiliki ukuran yang relatif seragam agar proses perendaman dan pengeringan berlangsung merata

2. Perendaman dalam larutan gula

Siapkan larutan gula menggunakan gula pasir dan air bersih. Masukkan potongan nanas ke dalam larutan gula hingga terendam

Rendam nanas selama kurang lebih satu malam agar gula meresap ke dalam jaringan buah. Proses perendaman ini juga membantu mengeluarkan sebagian air dari buah melalui proses osmosis

Gunakan wadah yang bersih dan tertutup selama perendaman. Jika menggunakan natrium benzoat, pastikan takarannya sesuai ketentuan keamanan pangan

3. Penirisan buah nanas

Setelah proses perendaman selesai, angkat potongan nanas dari larutan gula. Tiriskan menggunakan bakul atau saringan hingga larutan gula yang menempel pada permukaan buah berkurang.

Penirisan bertujuan mengurangi kelebihan larutan gula sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih efektif

4. Pengeringan manisan nanas

Susun potongan nanas yang telah ditiriskan di atas nampan secara merata dan tidak saling bertumpuk. Selanjutnya, jemur di bawah sinar matahari hingga kadar airnya berkurang

Pengeringan biasanya dilakukan selama kurang lebih tiga hari berturut-turut, bergantung pada intensitas sinar matahari, ketebalan potongan, dan kondisi cuaca

Selama proses pengeringan, pastikan nanas terlindung dari debu, serangga, dan kotoran. Balik potongan nanas secara berkala agar pengeringan berlangsung lebih merata

5. Pengemasan manisan nanas kering

Setelah proses pengeringan selesai, dinginkan manisan nanas sebelum dikemas. Masukkan manisan ke dalam plastik kemasan yang bersih dan tertutup rapat

Rekatkan kemasan menggunakan alat perekat atau lilin sesuai jenis plastik yang digunakan. Pengemasan yang baik membantu melindungi produk dari kelembapan, debu, dan kontaminasi selama penyimpanan

Untuk produk yang akan dijual, sebaiknya gunakan kemasan pangan yang sesuai dan cantumkan informasi produk, komposisi, serta tanggal produksi